Akselerasi Indonesia melalui pendidkan vokasi

Salah satu upaya presiden Republik Indonesia saat ini untuk menjadikan Indonesia yang berkeadilan, salah satunya adalah dengan adanya kebijakan pemerataan yang berkeadilan. Salah satu kebijakan tersebut adalah peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui vokasi. Pendidikan Vokasi di Indonesia bias ditemui contohnya ditingkat menengah atas atau di pendidikan tinggi. Di pendidikan luar sekolah terdapat fasilitas di tiap daerah yaitu Balai Latihan Kerja.


Di tingkat menengah terdapat Sekolah menengah Kejuruan yang memiliki banyak macam pilihan program studi yang akan dibutuhkan di dunia industri maupun bidang lain. SMK yang disebut memiliki slogan SMK Bis a nyatanya menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja. Daripada lulusan Sekolah menengah Atas biasa yang belum mempunyai pengalaman praktik dan kerja seperti lulusan SMK. Tentunya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan juga bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi.

Pemerintah melalui kemristekdikti juga sudah memberikan beasiswa bagi masyarakat Indonesia yang berminat melanjutkan vokasi di pendidikan tinggi, diantaranya adalah beasiswa bidikmisi, dan beberapa beasiswa yang bias didapatkan saat sudah menjadi mahasiswa di Perguruan Tinggi. Di perguruan tinggi seorang mahasiswa akan lebih leluasa lagi karena terdukung oleh ekosistem penelitian. Soal dana di perguruan tinggi dapat mengajukan ide nya ke perguruan tinggi atau jika mahasiswa tersebut mengikuti Program Kreatifitas Mahasiswa maka dan lolos maka akan di danai.

Indonesia merupakan Negara dengan potensi yang sangat besar salah satunya adalah bonus domografi yang akan dialami tahun 2020 sampai 2030. Penduduk usia produktif lebih besar daripada penduduk yang tidak produktif, Usia angkatan kerja mendominasi 70 persen dari total penduduk, ini akan berpotensi memudahkan Indonesia mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menekan angka kemiskinan.

Persaingan yang dihadapi masyarakat di masa tersebut bukan lah dengan sesame warga Indonesia melainkan adalah persaingan global yang menuntut Indonesia lebih inovatif dan mengikuti perkembangan zaman. Warga Indonesia harus mempersiapkan hal tersebut salah satunya adalah dengan mengenyam pendidikan vokasi. Karena kompetensi tenaga kerja di masa yang akan dating akan bisa ditingkatkan dengan pendidikan vokasi.

Pendidikan vokasi tidak lain adalah wadah regenerasi tulang punggung ekonomi bangsa, pasalnya disana akan mencetak teknisi-teknisi andal yang akan memajukan bangsa Indonesia di masa yang akan datang. Jika sumber daya manusia ditingkatkan maka warga Indonesia bisa sedikit demi sedikit lepas oleh belenggu produk luar negeri dan mulai membangun sendiri produk asli Indonesia dan bisa memasarkannya di pasar global. Maka dari itu pendidikan vokasi harus didukung bersama oleh rakyat Indonesia. (an)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked. *

Related articles